Pada tanggal 10, 15, dan 21 Juni 2008, Kelompok Minat Profesi Veteriner (KMPV) Pet and Wild FKH Unair mengadakan acara Diklat Veterinary Medicine : Pelatihan Penanganan Dasar pada Pet dan Wild Animals. Kegiatan ini rutin diadakan oleh KMPV Pet and Wild FKH Unair setiap tahunnya. Diklat Veterinary Medicine dilaksanakan di Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga.
Tujuan kegiatan ini adalah untuk melatih mahasiswa melakukan penanganan dasar pada hewan kesayangan dan satwa liar, untuk meningkatkan minat mahasiswa terhadap profesi sebagai praktisi di kemudian hari, serta sebagai implementasi terhadap materi kuliah yang telah didapatkan di FKH. Beberapa materi yang disampaikan dalam Diklat ini adalah cara handling dan restrain hewan peliharaan dan satwa liar, cara pengambilan sample darah, cara penyuntikan obat, sexing, pengukuran temperatur, heart rate, pulsus, dan sebagainya. Dalam pelatihan ini satwa yang dipelajari adalah anjing, kucing, ular, kura-kura, burung dan kelinci.
Sebanyak 83 mahasiswa mengikuti kuliah umum yang diadakan pada hari Selasa, 10 Juni 2008. Pada kuliah umum tersebut diberikan beberapa materi dasar mengenai cara handling dan restrain, cara membaca foto rontgen, serta cara mendiagnosa penyakit pada hewan kesayangan. Selain itu juga diberikan materi mengenai cara anestesi ikan menggunakan minyak cengkeh. Pemberi materi adalah Drh Wiwik Misaco Y., Mkes., Drh Emmanuel Djoko Putranto, M.S., dan Drh Djoko Legowo, M.Kes.
Kegiatan praktikum yang dikhususkan untuk anggota tahap dua KMPV Pet And Wild Animal diikuti oleh sekitar 63 mahasiswa. Praktikum sesi pertama yang dilangsungkan pada hari Minggu, 15 Juni 2008 dibimbing oleh Drh Emmanuel Djoko Putranto, M.S., dan Drh Djoko Legowo, M.Kes. Dalam praktikum ini dipelajari cara handling dan restrain, penghitungan pulsus dan heart rate, diagnosa kebuntingan, serta cara penyuntikan intramuscular dan subcutan pada kucing dan anjing. Selain itu dipelajari pula cara anestesi pada ikan dan pengambilan sampel darah pada ikan serta burung kecil dan besar. Praktikum sesi kedua dilangsungkan pada hari Sabtu, 21 Juni 2008. Pada praktikum ini dipelajari cara handling dan restrain, pengambilan sampel darah dan penyuntikan intravena, serta sexing pada ular dan kura-kura. Selain itu juga diberikan materi mengenai cara melakukan infus pada kucing dan pengambilan sampel darah pada kelinci. Praktikum ini dibimbing oleh Drh Benjamin Chr. Tehupuring, M.S. dan Drh Nusdianto Triakoso, M.P.
Dari kegiatan ini diharapkan mahasiswa mampu mempelajari lebih dalam mengenai hewan kesayangan dan satwa liar, cara handling dan restrain yang benar, serta hal-hal lain yang dapat mendukung profesi sebagai dokter hewan (PurDi).

KOK GADA POTOQ YAH…..
saran buat admin..
mohon dbuatin semacam guest book bgtu di home-nya..